Romanian Government Scholarship merupakan beasiswa Pemerintah Rumania melalui Kementerian Luar Negeri untuk warga negara non-Uni Eropa, termasuk pelamar Indonesia yang memenuhi ketentuan. Program ini dapat mendukung studi sarjana. Hal utama yang perlu kamu pahami sejak awal adalah penggunaan bahasa Rumania untuk jenjang S1.
Pendanaan dan bidang studi
Informasi resmi program mencantumkan pendanaan pendidikan, bantuan bulanan, serta subsidi akomodasi asrama sesuai ketersediaan tempat dan ketentuan. Dukungan studi bahasa tersedia bagi penerima yang memerlukan tahun persiapan. Tiket perjalanan internasional perlu kamu rencanakan secara terpisah.
Program tidak memberikan beasiswa untuk kedokteran, kedokteran gigi, dan farmasi. Hasil pendidikan sebelumnya harus memenuhi nilai minimal setara 7 dalam sistem Rumania atau kategori baik yang ditentukan. Untuk sarjana dan master, pilihan studi dalam skema ini menggunakan bahasa Rumania.
Tahun bahasa merupakan bagian dari persiapan
Pelamar yang belum menguasai bahasa Rumania dapat memperoleh tahun persiapan sebelum pendidikan utama. Pengecualian mengikuti bukti kemampuan atau pengalaman pendidikan berbahasa Rumania yang memenuhi ketentuan. Bahasa pengantar perlu dipertimbangkan bersama kemampuan belajar dan tujuan akademik.
Untuk menilai kesiapan, cobalah membangun rutinitas belajar bahasa sebelum keberangkatan. Kamu dapat mulai dari percakapan sehari-hari, lalu memperkenalkan istilah bidang studi. Tujuannya membantu kamu menyesuaikan diri dengan lingkungan belajar baru, bukan menggantikan persyaratan kemampuan bahasa yang ditetapkan penyelenggara.
Pengajuan melalui portal resmi
Dokumen meliputi ijazah, transkrip, akta kelahiran, paspor, dan CV, dengan terjemahan sesuai ketentuan. Aplikasi diajukan melalui portal Study in Romania. Pengiriman ke alamat email pribadi atau kantor kedutaan tidak menggantikan pengajuan melalui sistem.
Susun berkas berdasarkan nama dokumen dan periksa konsistensi penulisan nama. Jika ada perbedaan pada paspor dan ijazah, cari penyelesaian sebelum tenggat. Untuk perencanaan keuangan, tanyakan kapan tunjangan pertama dibayarkan serta bagaimana penempatan asrama dilakukan. Simpan dana awal agar kebutuhan perjalanan dan kedatangan tidak bergantung pada pembayaran yang belum diterima.